Breaking News

BAGIAN BAGIAN SPROCKET DAN FUNGSINYA


Apakah yang di sebut dengan Sprocket dan apa saja bagian - bagian Sprocket beserta fungsinya ?

Sprocket biasa di sebut di khalayak umum adalah gear sedangkan Sprocket merupakan bahasa yang biasa di gunakan di dalam dunia pabrik industri.

Sprocket itu sendiri berfungsi sebagai berikut :
  • Sebagai media untuk meneruskan putaran dari shaft motor penggerak ke benda kerja yang akan di gerakkan melalui chain atau rantai.
  • Sebagai media untuk memindahkan putaran motor penggerak ke benda kerja atau komponen mesin yang lain.
Sedangkan bagian - bagian dari Sprocket adalah sebagai berikut ;

1) Gigi Sprocket.

Gigi sprocket merupakan bagian yang terikat atau mengikat rantai atau chain sehingga putaran motor penggerak bisa di teruskan ke komponen mesin atau benda kerja yang lainnya. 

Gigi sprocket ini berbentuk lancip atau runcing yang di mana bentuk ujung gigi sprocket tersebut menyesuaikan dengan lubang pada chain atau rantai sehingga antara gigi sprocket dengan chain atau rantai bisa saling mengikat atau menggigit pada saat berputar.

Besar dan jumlah gigi sprocket bervariasi tergantung type dan size sprocket itu sendiri, karena kebutuhan rasio putaran mesin berbeda - beda. Sehingga jumlah gigi pada sprocket sangat mempengaruhi rasio hasil putar yang akan di hasilkan oleh putaran motor penggerak.

Besar dan jumlah gigi sprocket biasanya tertera pada body sprocket, seperti contoh sebagai berikut ;
  • RS 30 X 15 ini berarti bahwa sprocket tersebut mempunyai jumlah gigi sprocket sebanyak 15 dan sprocket tersebut di gunakan pada chain ukuran 30.
  • RS 40 X 25 ini berarti bahwa sprocket tersebut mempunyai jumlah gigi sprocket sebanyak 25 dan sprocket tersebut di gunakan pada chain atau rantai ukuran 40.
  • RS 100 X 35 ini berarti bahwa sprocket tersebut mempunyai jumlah gigi sprocket sebanyak 35 dan sprocket tersebut di gunakan untuk chain atau rantai ukuran 100.
  • Dan seterusnya.

2) Shaft Sprocket.

Shaft Sprocket merupakan batang sprocket yang mempunyai fungsi sebagai media yang akan di lubangi untuk masuk ke shaft motor penggerak atau shaft komponen mesin lainnya seperti shaft roll.

Diameter lubang yang di buat pada shaft Sprocket harus benar - benar presisi, karena agar tidak terjadi kelonggaran pada saat pemasangan sprocket pada shaft motor penggerak maupun shaft roll.

Untuk menghasilkan ukuran diameter shaft sprocket yang benar - benar presisi, maka gunakanlah Alat Ukur Work Shop seperti Micrometer Dalam atau juga bisa menggunakan Alat Ukur Jangka Sorong.

3) Alur Key Way.

Alur Key Way merupakan salah satu bagian pada sprocket yang sangat penting karena alur key way ini merupakan tempat dudukan key way.

Sedangkan Key Way merupakan komponen yang menyatukan antara alur key way pada sprocket dengan alur key way pada shaft motor penggerak atau shaft roll, sehingga antara sprocket dengan shaft motor penggerak atau shaft roll akan terkunci kencang oleh key way.

Karena Key Way berbentuk logam kotak persegi, maka alur key way juga di buat sedemikian rupa agar key way bisa masuk pada alur key way.

Alur Key Way di buat menggunakan Alat Cutting Tool yang biasa di sebut dengan Mesin Slotter dan pembuatan alur key way ini biasanya di kerjakan di dalam work shop atau bengkel pabrik industri.

Sedangkan ukuran alur key way tersebut di buat berdasarkan ukuran besar kecilnya Key Way seperti contoh sebagai berikut :

  • Ukuran alur key way 6 x 3 ini berarti bahwa ukuran lebar alur key way adalah 6 mm dan kedalaman alur key way adalah 3 mm.
  • Ukuran alur key way 10 x 4 ini berarti bahwa ukuran lebar alur key way adalah 10 mm dan ukuran kedalaman alur key way adalah 4 mm.
  • Ukuran alur key way 18 x 9 ini berarti bahwa ukuran lebar alur key way adalah 18 mm dan ukuran kedalaman alur key way adalah 9 mm.
  • Dan seterusnya.

4) Ulir Lock Baut Tanam.

Ulir Lock Baut Tanam merupakan lubang yang berulir yang mempunyai fungsi sebagai dudukan baut tanam sebagai lock atau kunci pada sprocket.

Pada satu sprocket mempunyai 2 titik ulir untuk dudukan baut tanam sebagai lock sprocket yang di pasang pada area key way dan satu titik lagi pada shaft sprocket pada sisi lainnya.

Sedangkan baut tanam lock tersebut mempunyai fungsi sebagai lock atau kunci agar sprocket dan key way tidak kendor dan lepas dari shaft motor penggerak atau shaft roll.

Ukuran besar kecilnya ulir untuk baut tanam lock tergantung besarnya ukuran sprocket dan key way, seperti contoh sebagai berikut ;
  • Baut tanam M 6, ini berarti untuk baut lock pada key way yang mempunyai ukuran lebar key way di atas 6 mm.
  • Baut tanam M 8, ini berarti untuk baut lock pada key way yang mempunyai ukuran lebar key way di atas 8 mm.
  • Baut tanam M 10, ini berarti untuk baut lock pada key way yang mempunyai ukuran lebar key way di atas 10 mm.
  • Dan seterusnya.
Pada dasarnya Sprocket selalu berputar menjadi satu bagian dengan chain atau rantai sebagai partner untuk menggerakkan benda kerja atau komponen mesin produksi, sehingga sprocket dan chain tersebut memerlukan sebuah perawatan rutin seperti sebagai berikut :
  • Selalu check kondisi kekencangan baut tanam pada sprocket.
  • Selalu perhatikan kondisi lubrikasi atau pelumasan pada sprocket dan chain.
  • Gunakan pelumas yang cocok untuk sprocket dan chain agar kondisi sprocket dan chain lebih awet dan tidak mengalami keausan yang fatal.
  • Selalu check dan perhatikan kondisi tension chain atau rantai agar kondisi sprocket lebih awet karena tension chain berpengaruh terhadap beban gerak sprocket.
  • Selalu perhatikan sprocket dan chain unit pada saat kondisi running, apakah terjadi noise atau suara abnormal kondisi atau tidak.
Demikian sedikit ulasan tentang Bagian - Bagian Sprocket dan Fungsinya.


4 comments:

  1. Permisi Pak, maaf mau tanya, kalo sprocket RS 14o T25 type B gitu kalo mau tau diameternya gmn ya Pak? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diameter apanya pak..? Kita ukur saja dengan kaliper pak..

      Delete
  2. Permisi bang, mau tanya klo sprocket type B, Bw, c, atau cw itu maksudnya apa bang yaa..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih Mas Bro sudah Berkunjung..

      * Jenis Sprocket itu ada 2 Model yaitu Model RS dan Model RF untuk spesifikasi yang membedakan dari bentuk fisik terutama Bentuk Pit sprocket, untuk Chain RS Bentuk body connecting link nya seperti angka 8 yang biasa kita gunakan, kalau untuk Model RF body connecting link lurus.

      * Sedangkan Sprocket atau Chain Model RS itu mempunyai tipe dari A, Tipe B, Tipe c dan Tipe D.
      * Untuk Sprocket atau chain model RF itu mempunyai Tipe seperti BW dan CW.

      Terima kasih...Semoga membantu.

      Delete