Breaking News

CARA MENYAMBUNG BELT CONVEYOR DI PABRIK INDUSTRI


Sebagai seorang Teknisi di pabrik industri, Apakah yang bisa engkau lakukan jika melihat kondisi belt conveyor  rusak seperti sobek atau mengelupas..?

Kebanyakan pabrik industri memiliki part mesin yang namanya belt conveyor, karena belt conveyor ini merupakan part mesin yang sangat berperan sekali di segi transfer barang atau benda hasil produk.

Dengan adanya belt conveyor maka semua aktifitas proses produksi terbantu sehingga delivery produk lebih cepat dan terhindar dari loss time.

Namun bagaimana jika belt conveyor tersebut harus rusak bahkan putus..?
Tentu hal tersebut tidak di harapkan oleh semua komponen perusahaan terutama member produksi dan Teknisi yang secara langsung merupakan orang terkait yang berhubungan dengan belt conveyor.

Adapun jika terpaksa belt conveyor tersebut harus rusak atau putus, maka hal tersebut merupakan Tugas dan Tanggung jawab Seorang Teknisi Mekanik untuk melakukan perbaikan.

Baca Selengkapnya tentang Tugas dan Tanggung Jawab Teknisi Mekanik di Pabrik Industri

Adapun cara - cara  menyambung belt conveyor di pabrik industri adalah sebagai berikut:

1) Persiapan Spare Belt Conveyor.

Apabila Seorang Teknisi Mekanik sudah mengetahui kondisi belt conveyor yang terpasang sudah Rusak maka segera cari dan siapkan Spare belt conveyor yang baru untuk persiapan menyambung belt conveyor yang baru.

Pastikan spare belt conveyor mempunyai jenis dan karakter yang sama dengan belt conveyor yang akan di ganti.

Ada beberapa jenis dan karakter belt conveyor antara lain adalah sebagai berikut :
  • Jenis belt conveyor Katun yaitu belt conveyor yang terbuat dari susunan bahan benang katun.
  • Jenis belt conveyor Habasit yaitu belt conveyor yang terbuat dari Pvc, Pu dan Plastik.
  • Jenis belt conveyor karet yaitu belt conveyor yang terbuat dari bahan karet.
  • Jenis belt conveyor Mesh yaitu belt conveyor yang terbuat dari susunan logam stainless steel.
  • Jenis belt conveyor modular yaitu belt conveyor yang terbuat dari susunan Roller teflon.
Dari sekian banyak jenis dan karakter belt conveyor hanya belt conveyor jenis katun dan habasit saja yang membutuhkan peralatan simple namun butuh waktu yang agak lama untuk membuat joint. Namun bisa di lakukan perbaikan sendiri oleh Teknisi Mekanik internal pabrik tersebut.

Sedangkan yang jenis karet mungkin tidak bisa di lakukan perbaikan oleh Teknisi Mekanik Intern pabrik, karena untuk proses pembuatan joint belt conveyor jenis karet ini membutuhkan  peralatan khusus seperti Heater dan peralatan lainnya.

2) Pengukuran Belt Conveyor.

Ukuran belt Conveyor merupakan hal krusial yang merupakan salah satu pokok terpenting di dalam membuat sambungan belt conveyor.

Sebelum menyiapkan spare belt conveyor pastikan kita sudah tahu berapa panjang keliling dan lebar belt conveyor yang akan kita ganti.

Jika sudah mengetahui ukuran panjang keliling dan lebar belt conveyor, maka segera lakukan pengukuran pada spare belt conveyor yang baru.

Cara mengukur ukuran panjang pada spare belt conveyor yang baru adalah sebagai berikut :
  • Ukurlah sesuai panjang keliling pada belt conveyor yang rusak kemudian di tambah panjang joint yang kita butuhkan.
Misalkan ukuran panjang keliling pada belt conveyor yang rusak adalah 5000 mm dan kita ingin menghendaki panjang joint 100 mm, Maka ukuran panjang yang kita butuhkan untuk mengukur pada spare belt conveyor yang baru adalah sepanjang 5000 mm + 100 mm yaitu total 5100 mm.

Setelah ketemu panjang belt conveyor sesuai ukuran yang di kehendaki maka berilah tanda dengan garis Spidol atau pulpen yang bisa terlihat oleh mata.

3) Pemotongan Belt Conveyor.

Apabila pengukuran panjang conveyor sudah kita lakukan pada spare belt conveyor yang baru, maka langkah selanjutnya adalah pemotongan belt conveyor.

Potonglah belt conveyor pada tanda garis spidol atau pulpen sesuai kebutuhan dengan menggunakan cutter dan penggaris Siku agar kondisi potongan pada belt conveyor tegak lurus dan tidak miring atau bergelombang.

4) Proses Pengupasan Untuk Sambungan.

Setelah belt conveyor yang baru sudah kita potong, maka langkah selanjutnya adalah Pengupasan belt conveyor untuk membuat sambungan di ke dua ujung belt conveyor tersebut.

Misalkan seperti contoh ukuran belt conveyor di atas tadi yaitu keliling Panjang belt conveyor 5000 mm + panjang sambungan untuk menyambung 100 mm, maka buatlah kupasan untuk media menyambung sepanjang 100 mm di masing - masing ujung belt conveyor.

Adapun caranya adalah sebagai berikut :
  • Langkah pertama, buatlah ukuran sepanjang 100 mm di ujung conveyor kemudian buat garis di posisi 10mm tadi selebar belt conveyor.
  • Kemudian kupaslah sampai batas garis yang 100 mm tadi pada lapisan ply pertama atau ply belt conveyor yang paling atas, sampai terlihat lapisan ply yg berikutnya. 
  • Apabila belt conveyor berbahan katun, maka lapisan atau ply belt conveyor bisa di kupas menggunakan cutter dan di tarik dengan tang kombinasi. Kemudian sisa lem karetnya bisa di finishing dengan gerinda amplas.
  • Apabila belt conveyor berbahan habasit, maka cara mengupas lapisan ply langsung menggunakan gerinda amplas.
  • Setelah satu ujung belt conveyor sudah selesai di buat kupasan untuk menyambung, kemudian buatlah hal yang sama kupasan lapisan ply di ujung yang satunya.
  • Posisi pembuatan kupasan lapisan antara ujung satu dengan ujung yang satunya lagi harus berlawanan posisi kupasan, satu ujung kupasan di posisi permukaan atas dan ujung yang satunya lagi di posisi sebaliknya yaitu di bawah.

5) Proses Lem Belt Conveyor.

Setelah kondisi dua ujung belt conveyor di kupas untuk media menyambung, maka langkah selanjutnya adalah Pengeleman Sambungan belt conveyor.

Adapun cara mengolesi lem pada kupasan sambungan belt conveyor adalah sebagai berikut :

  • Pastikan posisi belt conveyor yang akan di sambung dengan lem sudah di posisi dudukannya di mesin yang menggunakan belt conveyor tersebut dan pastikan juga tension belt conveyor pada posisi maksimal kendor agar pada saat menyambung belt conveyor ada space yang longgar.
  • Sebelum Lem di oleskan pada permukaan kupasan sambungan belt conveyor maka pastikan terlebih dahulu bahwa permukaan kupasan sambungan benar - benar bersih dari debu dan kotoran lainnya.
  • Kemudian menyiapkan adonan lem khusus untuk menyambung belt conveyor antara bahan utama lem dengan hardenernya sesuai takaran kebutuhan. Pastikan di dalam membuat adonan lem di tempat khusus seperti kaleng logam atau plastik dan sebagainya.
  • Setelah adonan lem sudah siap, maka  oleskan adonan lem tersebut di atas permukaan ke dua kupasan ujung belt conveyor dengan olesan tipis dan merata. Kemudian biarkan sebentar sampai kering kurang lebih 10 menit.
  • Setelah olesan lem yang pertama sudah kering kemudian Ulangi kembali oleskan lem yang ke dua kali sampai merata dan tipis - tipis saja. Kemudian biarkan sebentar sampai lem mengering kurang lebih 10 - 15 menit ( check dengan tangan saat memegang lem tidak lengket ).
  • Kemudian satukan ujung belt conveyor yang sudah di oleskan lem tadi sampai rata ujung belt conveyor yang satu ketemu ujung belt conveyor satunya. 
  • Kemudian setelah kedua ujung belt conveyor tadi bersatu maka langkah berikutnya adalah di gosok gosoklah sambil di pukul - pukullah sambungan belt conveyor tadi sampai benar - benar merata dan tidak ada gelembung udara pada sambungan kedua ujung belt conveyor tadi menggunakan roller dan palu.
  • Setelah itu biarkan sampai benar - benar kering lem sambungan belt conveyor tersebut minimal 30 menit, kemudian setting tension conveyor dan test running belt conveyor.
  • Kemudian Monitor dan pastikan sampai belt conveyor benar - benar di posisi centre pada saat running.
Adapun alat - alat yang di gunakan untuk pekerjaan menyambung belt conveyor adalah sebagai berikut :

  • Spidol sebagai alat tulis untuk menandai panjang ukuran belt conveyor dan membuat garis untuk batas kupasan belt conveyor.
  • Penggaris sebagai alat untuk menggaris tanda tulisan spidol pada permukaan belt conveyor untuk batas kupasan.
  • Penggaris siku sebagai alat untuk landasan memotong belt conveyor agar posisi permukaan ujung belt conveyor benar - benar tegak lurus.
  • Cutter sebagai alat untuk memotong belt conveyor dan mengupas lapisan ply belt conveyor.
  • Tang sebagai alat untuk menarik kupasan belt conveyor.
  • Lem khusus untuk belt conveyor sebagai alat untuk megelem kupasan sambungan belt conveyor.
  • Gerinda amplas khusus untuk menggerinda belt conveyor sebagai alat untuk menghaluskan permukaan belt conveyor.
  • Meteran sebagai alat untuk mengukur panjang dan lebar kebutuhan belt conveyor.
  • Palu plastik sebagai alat untuk menggosok dan memukul sambungan belt conveyor agar lem lebih rapat menyambung dan untuk membuang angin yang terjebak di sambungan.
  • Roller yang berfungsi untuk meratakan permukaan sambungan dan membuang udara terjebak di dalam sambungan belt conveyor.
  • Obeng min yang berfungsi untuk mengupas lapisan belt conveyor berbahan katun.
Demikian sedikit ulasan tentang Cara Menyambung Belt Conveyor Di Pabrik Industri.

11 comments:

  1. Apabila Anda mempunyai kesulitan dalam pemakaian / penggunaan chemical , atau yang berhubungan dengan chemical, jangan sungkan untuk menghubungi, kami akan memberikan konsultasi kepada Anda mengenai masalah yang berhubungan dengan chemical.

    Salam,
    (Tommy.k)
    WA:081310849918
    Email: Tommy.transcal@gmail.com
    Management

    OUR SERVICE
    Boiler Chemical Cleaning
    Cooling tower Chemical Cleaning
    Chiller Chemical Cleaning
    AHU, Condensor Chemical Cleaning
    Chemical Maintenance
    Waste Water Treatment Plant Industrial & Domestic (WTP/WWTP/STP)
    Degreaser & Floor Cleaner Plant
    Oli industri
    Rust remover

    ReplyDelete
  2. ok pa... terima kasih informasinya

    ReplyDelete
  3. kadang saya pengen beri pelukan buat org yg suka sharing tip dan ilmu spt ini. terimakasih banyak buat sharingnya om.

    ReplyDelete
  4. I will really appreciate the writer's choice for choosing this excellent article appropriate to my matter.Here is deep description about the article matter which helped me more. Båndtransportøre

    ReplyDelete
  5. Untuk lemnya biasanya pakai apa ya om?
    Untuk jenis belt katun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih broo..sudah mampir berkunjung...saya pakai Tip Top..

      Delete
  6. Terima kasih sudah berbagi ilmu yang bermanfaat, kalau beltnya jenis habasit untuk menyambungnya pakai lem apa ya yang cocok

    ReplyDelete
  7. Perkenalkan perusahaan kami PT. PAVA MANDIRI MAKMUR bergerak dalam bidang spare part dan jasa Penyambungan belt conveyor. Sekiranya berkenan untuk dapat bekerjasama dengan perusahaan bapak ibu khususnya dalam bidang Conveyor.

    Berikut adalah produk dan Jasa kami

    1. MEGAPOXY PM

    2. MEGAPOXY HICB

    3. MEGADURE

    4. BELT CONVEYOR POLOS DAN SERSAN

    5. COVER STRIP/REPAIR STRIP

    6. LEM SC 2000

    7. SOLVENT

    8. FASTENER FLEXCO

    9.RUBBER SKIRT

    10. BELT CLEANER

    11. RUBBER LAGGING PULLY

    12. FABRIKASI PULLY DAN ROLLER

    13. JASA PEMASANGAN BELT CONVEYOR

    HOT DAN COLD SPLICING

    14. BELT PVC

    15. FLAT BELT
    16 pembuatan contruksi conveyor
    17 Tie gum
    18 jasa penyambungan belt PVC
    19 conveyor modular
    20.belt modular…
    Info lengkap bisa buka Website kam
    Info lengkap bisa buka Website kami : Www.pavamandiri.com.

    Terlampir company profile perusahaan kami.



    --

    Demikian kami sampaikan atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.



    Regards,



    Egidius Jagom

    Marketing

    PAVA Enggineering

    PT.PAVA MANDIRI MAKMUR

    Ruko Graha Boulevard Sumarecon Serpong Blok GBVB 10

    Jl. Gading Serpong Boulevard, Curug Sangereng,

    Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 15810

    Hp/W'a 0812-8325-1383. Email:Pavamandiri.egi@gmail.com

    Www.pavamandiri.

    ReplyDelete