Breaking News

MACAM JENIS PART MESIN TEKNISI ELEKTRIK DI PABRIK INDUSTRI


Mesin - mesin yang memproduksi hasil produk di pabrik industri tidak lepas dari campur tangan para ahli mesin di bidangnya masing - masing yang biasa di sebut dengan Teknisi.

Teknisi merupakan Tenaga Ahli yang bertanggung jawab sebagai dokternya mesin - mesin produksi yang setiap hari berderu untuk bergerak dan berputar berproses menciptakan hasil produk sesuai target dari sebuah pabrik industri.

Dari sekian Teknisi yang ada di pabrik industri di bagi menjadi beberapa Teknisi yang berhubungan langsung terhadap proses mesin produksi sesuai dengan bidang keahliannya masing - masing Seperti :
  • Teknisi Elektrik yaitu Teknisi yang bertanggung jawab terhadap kondisi mesin produksi di bidang Elektrikal.
  • Teknisi Mekanik yaitu Teknisi yang bertanggung Jawab terhadap kondisi mesin produksi dari segi bidang Mekanikal.
  • Teknisi Instrumen yaitu Teknisi yang bertanggung jawab terhadap kondisi mesin produksi di bidang Instrumental.
  • Teknisi Listrik Instalasi yaitu Teknisi yang bertanggung jawab terhadap kondisi mesin produksi di bidang Kelistrikan Instalasi.
Dari sekian banyak Teknisi, penulis mencoba membahas tentang Bentuk part - part apa saja yang menjadi tanggung jawab para Teknisi tersebut.

Di sini penulis mencoba membahas tentang jenis dan macam part mesin yang menjadi tanggung jawab Teknisi Elektrik di pabrik Industri, yaitu antara lain adalah sebagai berikut :

1) Box Panel.

Box panel adalah Box atau kotak seperti lemari yang di dalamnya tersimpan susunan berbagai jenis part - part Elektrikal seperti Contactor, Inverter, trafo, VariSpeed, Kabel power supply, Timer, dan lain - lainnya.

Sedangkan box panel itu sendiri mempunyai fungsi sebagai berikut :
  • Sebagai Central penempatan part - part Elektrikal untuk mengoperasikan mesin produksi.
  • Sebagai pelindung terhadap part - part Teknisi Elektrik yang aktif di dalam mengoperasikan mesin produksi dari gangguan alam seperti air, debu dan benda asing lainnya.
  • Menghindarkan adanya potensi bahaya tersetrum yang bisa menimpa terhadap pekerja lain yang bekerja di sekitar part - part Elektrik.
  • Dan lain sebagainya.
Adapun hal - hal yang harus di lakukan oleh seorang Teknisi Elektrikal sebagai hal perawatan terhadap Box Panel adalah sebagai berikut :
  • Melakukan pengecheckan kondisi kebersihan dan membersihkan ruang panel dari segala bentuk benda asing, seperti kertas, botol, buku dan lain - lain. Karena benda asing tersebut bisa menyebabkan adanya kebakaran.
  • Melakukan pengecheckan terhadap kerapihan di dalam susunan kabel - kabel elektrik serta merapihkannya jika ada part - part yang tidak rapih di dalam penataan.
  • Melakukan pengecheckan terhadap fungsi kipas blower pendingin ruang box panel.
  • Melakukan pengecheckan terhadap kondisi lampu penerangan di dalam panel box.

2) Motor Drive.

Salah satu part mesin yang merupakan tanggung jawab seorang Teknisi Elektrik adalah Motor drive.

Motor drive adalah part mesin produksi secara Elektrikal yang berfungsi sebagai penggerak utama untuk menggerakkan part - part lainnya di line produksi.

Cara bekerja motor drive tentunya tetap di kendalikan oleh program Elektrik yang terpusat dari Box panel.

Adapun bagian - bagian part dari motor drive adalah sebagai berikut :
  • Stator yaitu bagian motor yang berbentuk kumparan atau lilitan statis atau diam di dalam casing motor.
  • Rotor yaitu bagian motor yang berbentuk shaft yang berputar di dalam casing motor.
  • Casing motor yaitu bagian motor yang berfungsi sebagai dudukan stator atau housing stator dan rotor unit.
  • Kipas yaitu bagian motor drive yang berfungsi sebagai pembuang panas pada body motor yang di sebabkan dari putaran Rotor yang kontinue.
  • Bearing motor yaitu bagian motor drive yang berfungsi sebagai tumpuan shaft Rotor.
  • Cover kipas yaitu bagian motor drive yang berfungsi sebagai penyearah arah angin yang di kipaskan oleh kipas motor sekaligus cover berfungsi sebagai pelindung kipas.
  • Terminal kabel yaitu bagian motor drive yang berfungsi sebagai tempat menyupply power ke motor dari power supply utama.
Sedangkan hal - hal yang harus di lakukan oleh Seorang Teknisi Elektrik untuk melakukan perawatan terhadap motor drive adalah sebagai berikut :
  • Melakukan pengecheckan terhadap kondisi kabel di terminal kabel.
  • Melakukan pengecheckan terhadap tegangan motor drive secara berkala.
  • Melakukan pengecheckan kondisi bearing pada motor drive secara berkala.
  • Melakukan pengecheckan terhadap kondisi kipas cooling motor drive.
  • Dan lain - lainnya.

3) Sensor Detech.

Sensor detech adalah salah satu part mesin yang di handling oleh Teknisi Elektrik yang mempunyai fungsi sebagai detector atau pendeteksi benda kerja, bahan produk atau barang lainnya.

Berikut adalah contoh aplikasi fungsi daripada sensor detech di mesin produksi yaitu :
  • Untuk medeteksi adanya bahan produk yang melewati sensor detech yang kemudian deteksi tersebut di kirim ke Control program sebagai urutan proses kerja berikutnya.
  • Sebagai sensor detech safety emergency stop, jika ada benda asing mengenai sinar sensor detech tersebut maka secara automatis Line mesin akan mati atau off dengan sendirinya.
  • Sebagai pangatur sinyal on dan off nya program pada benda kerja lainnya sesuai program proses produksi.
  • Dan lain - lainnya.
Adapun hal - hal yang biasa di lakukan oleh seorang Teknisi Elektrik di dalam melakukan perawatan terhadap sensor detech tersebut adalah sebagai berikut :
  • Melakukan pengecheckan terhadap kondisi fisik sensor detech apakah ada kerusakan atau tidak.
  • Melakukan pengecheckan terhadap kondisi kabel sensor detech apakah terjadi joint yang tidak rapih atau ada terkelupas.
  • Membersihkan permukaan sensor detech secara berkala dari kotoran atau debu.

4) Touch Panel.

Touch Panel adalah  layar monitor untuk menampilkan hal - hal yang berhubungan dengan proses produksi seperti data - data size produk, data - data setting proses produksi, settingan program produksi dan lain - lainnya

Setiap line produksi mempunyai layar monitor atau touch panel sebagai sarana komunikasi antar member produksi tentang proses produksi yang akan di proses, yang sedang di proses maupun yang sudah di proses.
Touch panel ini biasanya terhubung terhadap program secara elektrikal yang di setting dari box panel sehingga tampilan - tampilan menu tentang proses produksi tertera dan bisa di lihat melalui touch panel tersebut.

Sedangkan hal - hal yang biasa di lakukan oleh Teknisi Elektrik sebagai bentuk perawatan adalah sebagai berikut :
  • Membersihkan perangkat touch panel sesuai kebutuhan secara periodik
  • Melindungi layar touch panel dengan cover agar tidak rusak karena effect dari benturan benda - benda keras atau perilaku miss produksi.
  • Melakukan pengecheckan terhadap kondisi instalasi kabel power dan kabel lainnya.

5) Tombol Emergency Stop.

Tombol Emergency Stop merupakan tombol yang mempunyai fungsi sebagai penghubung terhadap program mesin stop, Jadi apabila tombol emergency stop kita tekan maka secara otomatis semua line mesin akan stop atau berhenti.

Tombol  Emergency Stop ini di pasang dengan sengaja sebagai alat safety terhadap semua orang yang berada di sekitar mesin tersebut, apabila terjadi hal - hal darurat yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Adapun contoh Hal - hal yang darurat yang biasanya harus melakukan menekan tombol emergency adalah sebagai berikut :
  • Ada hasil produk yang menyangkut di mesin produksi sehingga membahayakan terhadap mesin dan produk sehingga operator harus menekan emergency stop agar mesin menjadi berhenti.
  • Ada operator produksi atau operator lainnya yang mengalami kecelakaan di area tersebut sehingga operator harus menghentikan mesin dengan menekan emergency stop.
  • Dan Lain - lainnya.
Demikian sedikit ulasan tentang Macam Jenis Part Mesin Teknisi Elektrik di Pabrik Industri.

No comments