Breaking News

MACAM MACAM ALAT ANGKAT DI PABRIK INDUSTRI


Apakah yang di maksud dengan Alat Angkat di pabrik Industri ?

Alat Angkat merupakan salah satu alat bantu yang di gunakan oleh para pekerja di pabrik industri yang mempunyai Fungsi untuk :
  • Mengangkat Material Produk yang berat dan besar.
  • Mengangkat Hasil produksi yang berat atau besar.
  • Mengangkat Mesin Produksi yang berat atau besar.
  • Mengangkat Komponen atau Onderdill Mesin Produksi yang berat dan besar.
  • Mengangkat Material untuk Progress Improvement Maintenance Mesin.
  • Dan Lain Sebagainya.
Pada dasarnya Alat Angkat ini juga bisa di gunakan untuk memindahkan benda - benda tersebut, dengan catatan masih di dalam satu area.

Adapun contoh Alat Angkat yang biasa di gunakan pada pekerjaan pabrik industri adalah sebagai berikut :

1) ALAT ANGKAT CHAIN BLOCK.

Alat Angkat berbentuk Chain Block cenderung lebih Familiar di gunakan oleh para Teknisi untuk mengangkat beserta memindahkan benda - benda yang berat di dalam sebuah area.

Di dunia Teknisi , Chain Block merupakan salah satu alat bantu yang di gunakan pada setiap pekerjaan yang berhubungan dengan beban berat.

Contoh penggunaan Alat angkat chain block pada pekerjaan seorang Teknisi adalah sebagai berikut :

a) Teknisi Mekanik.

Teknisi Mekanik menggunakan Alat Angkat berupa Chain Block untuk jenis pekerjaan seperti :
  • Mengangkat Komponen Mesin pada saat melakukan perbaikan Mesin yang Rusak.
  • Mengangkat Mesin Produksi pada pekerjaan Setting atau pasang Mesin Produksi yang baru.
  • Mengangkat Material atau perkakas untuk membuat Spare Part Mesin seperti Plat Logam, Besi Pejal, H- Beam.
  • Dan Lain Sebagainya.

b) Teknisi Elektrik.

Seorang Teknisi Elektrik juga membutuhkan bantuan Alat Angkat berupa chain block, karena Teknisi Elektrik juga mempunyai komponen mesin yang berat dan besar.

Adapun contoh benda - benda Elektrikal yang membutuhkan bantuan Alat Angkat Chain Block adalah sebagai berikut :
  • Untuk mengangkat Panel Box yang merupakan Terminal Supply Elektrik ke semua komponen Mesin Elektrikal.
  • Untuk mengangkat Motor Drive atau motor penggerak.
  • Untuk mengangkat komponen mesin Elektrikal seperti Varispeed, metal detector, Blower.
  • Dan Lain Sebagainya.

c) Teknisi Utility.

Teknisi Utility merupakan salah satu Teknisi yang bergerak di bidang Supply Sumber Daya Energi ke seluruh komponen Pabrik, Seperti : 
  • Air yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pekerja seperti Toilet, Tempat Ibadah, Was taffel, Kantin. 
  • Air yang berfungsi untuk memenuhi konsumsi mesin produksi seperti sebagai media pendingin, sebagai media penggerak komponen mesin.
  • Air yang berfungsi untuk memenuhi konsumsi perusahaan seperti Air Hydrant, Air untuk pemadan Api di mesin.
  • Steam atau Uap Panas yang di gunakan sebagai media proses produksi untuk memanaskan komponen - komponen tertentu.
  • Angin yang berfungsi untuk sebagai media untuk menggerakkan komponen mesin seperti Cylinder Angin, Shower Angin, Pendingin Angin.
Sedangkan contoh pekerjaan Teknisi Utility yang menggunakan Fungsi Alat Angkat berupa Chain Block antara lain adalah sebagai berikut :
  • Untuk mengangkat Motor Pompa Sirkulasi Air.
  • Untuk mengangkat Turbin Blower.
  • Untuk mengangkat Pipping sirkulasi Media Steam, Air dan Angin.
  • Untuk mengangkat Saringan Air yang besar dan berat.

d) Teknisi Development.

Teknisi Development merupakan salah satu teknisi di pabrik industri yang mempunyai tugas dan tanggung jawab di bidang Pengembangan dan Improvement terhadap mesin produksi.

Adapun contoh pengunaan Alat Angkat berupa chain block pada Teknisi Develoment adalah sebagai berikut :
  • Untuk mengangkat Mesin produksi yang akan di ganti dengan mesin baru.
  • Untuk mengangkat Komponen mesin pada saat mengganti dengan spare part yang baru.
  • Untuk mengangkat mesin pada saat melakukan setting mesin pada dudukannya.
  • Untuk mengangkat Material baik logam maupun non logam dengan keperluan melakukan Improvment atau modifikasi pada mesin produksi.
  • Untuk mengangkat material pada saat keperluan fabrikasi mesin baru.
  • Dan lain sebagainya.

e) Dan Teknisi Lainnya yang sekiranya memerlukan Alat Angkat berupa Chain Block.

2) ALAT ANGKAT HOIST.

Alat Angkat Hoist pada dasarnya mempunyai fungsi yang sama dengan Alat Angkat Chain Block hanya saja ada perbedaan pada bentuk secara fisik dan cara mengoperasikannya.

Alat Angkat Hoist mempunyai Fungsi sebagai berikut :
  • Mengangkat Material Produk yang berat dan besar.
  • Mengangkat Hasil produksi yang berat atau besar.
  • Mengangkat Mesin Produksi yang berat atau besar.
  • Mengangkat Komponen atau Onderdill Mesin Produksi yang berat dan besar.
  • Mengangkat Material untuk Progress Improvement Maintenance Mesin.
Sedangkan perbedaan antara Hoist dengan Chain Block adalah sebagai berikut :
  • Alat angkat hoist di operasikan dengan menggunakan motor penggerak unntuk menggerakkan Hook naik turun dan menggerakkan pergeseran Hoist sedangkan Alat Angkat Chain Block di operasikan oleh tenaga manual dari operator, baik secara Up Down maupiun pergeseran tempat ke kanan, kiri, maju atau mundur.
  • Alat Angkat Hoist di operasikan operator melalui tombol operasi pada saat bergerak kanan, kiri, maju, mundur dan Up Down sedangkan Alat Angkat Chain Block dengan cara di operasikan secara manual oleh Operator.
  • Alat Angkat Hoist bisa beroperasional pergerakan 4 posisi sekali kanan, kiri, maju dan mundur sedangkan Chain Block hanya bisa bergeser 2 posisi kanan dan kiri atau maju dan mundur dengan di bantu rel roda.
  • Alat angkat hoist menggunakan Seling Wire sebagai media pergerakan Up Down Hook sedangkan Chain Block menggunakan Rantai sebagai media pergerkan Up Down Hook.
  • Alat Angkat Hoist menggunakan Power Listrik sedangkan Alat Angkat Chain Block tidak menggunakan Power listrik.
Adapun bagian - bagian part dari alat bantu angkat Hoist adalah sebagai berikut :
  • Tombol Operasi Unit yang berfungsi sebagai central untuk mengoperasikan pergerakan hoist sesuai kebutuhan.
  • Kabel perantara yang berfungsi sebagi kabel power penghubung dari panel power hoist ke tombol operasional.
  • Panel Power Unit yang berfungsi sebagai central Power Supply Listrik.
  • Motor Drive atau penggerak geser yang berfungsi sebagai penggerak hoist unit pada saat bergeser dari tempat satu ke tempat yang lain.
  • Motor Drive atau penggerak Up Down yang berfungsi untuk menggerakkan Hook Hoist pada saat Up Down.
  • Roda Gigi yang berfungsi sebagai  Roda Landasan Hoist Unit pada saat bergerak Geser.
  • Rel Unit yang berfungsi sebagai lintasan Rel Hoist pada saat Hoist bergerak geser ke arah sesuai kebutuhan.
  • Seling Wire yang berfungsi sebagai Tali penghubung untuk menggerakkan Hook Hoist Saat bergerak Naik dan Turun mengangkat beban.
  • Hook Hoist yang berfungsi sebagai pengait benda kerja atau komponen mesin produksi yang akan di angkat atau di pindah posisikan.
  • Lock Hook Hoist yang berfungsi sebagai pengunci Hook Hoist agar seling pengikat benda kerja tidak keluar dari hook atau pengait.

3) ALAT ANGKAT CRANE.

Alat Angkat Crane merupakan salah satu angkat yang menjadi satu dengan Unit Mobil sehingga Alat Angkat Crane ini bisa berpindah tempat sesuai kebutuhan area pekerjaan.

Pada dasarnya Alat Angkat Crane mempunyai Fungsi yang sama seperti Hoist dan Chain Block yaitu sama - sama untuk mengangkat benda - benda yang berat maupun besar serta memindahkan benda berat tersebut di area sekitar.

Sedangkan perbedaan di antar alat angkat yang lainnya, Alat Angkat Crane lebih jauh berbeda dari segi fisik dan cara pengoperasiannya

Penggunaan Alat Angkat Crane pada sebuah pabrik Industri atau perusahaan biasanya di gunakan untuk mengangkat komponen mesin karena ada beberapa alasan yaitu :
  • Karena area mesin yang tidak bisa di jangkau oleh alat angkat lainnya, sedangkan mesin produksi tersebut sangat berat dan besar.
  • Karena posisi mesin produksi di ketinggian sehingga tidak bisa menggunakan Alat Angkat lainnya kecuali Crane, karena Alat Angkat Crane mempunyai lengan yang panjang.
  • Pada saat akan memasang mesin tidak ada jalan yang bisa di lalui handling mesin tersebut sehingga harus di angkat dengan Crane.
Pengoperasian Alat Angkat Crane lebih komplek dan lebih sulit di banding alat angkut chain block beserta alat angkut Hoist, Sehingga untuk bisa mengoperasikan Alat Angkat Crane tersebut seorang operator harus melalui uji training yang intens.

Selain itu juga mengoperasikan Alat Angkat Crane harus seorang operator yang sudah mempunyai legalitas atau sertifikat operasional baik dari Internal Perusahaan maupun mendapat Ijin dari pemerintah setempat.

Demikian sedikit ulasan tentang Macam - Macam Alat Angkat di Pabrik Industri.

No comments