Breaking News

APAKAH FUNGSI TREKER DI PABRIK INDUSTRI


Apakah itu Treker dan Apa Saja Fungsi atau Kegunaan Treker di Pabrik Industri.

Treker merupakan salah satu alat bantu kerja yang di gunakan oleh para pekerja khususnya oleh para Teknisi di sebuah pabrik industri.

Adapun Fungsi dari pada Treker itu sendiri adalah sebagai berikut :

1) Treker Untuk Melepas Bearing Unit.

Bearing Unit merupakan komponen mesin yang di gunakan sebagai tumpuan benda kerja yang berputar agar beban putar dari benda kerja tersebut lebih ringan.

Adapun cara menggunakan treker pada saat mengeluarkan Bearing Unit adalah sebagai berikut :
  • Bersihkan shaft dudukan bearing unit sebagai jalan keluarnya bearing dari kerak atau karat sehingga bearing unit bisa lepas dengan mudah.
  • Gunakan Alat pelindung diri seperti Helmet safety, Sarung Tangan dan Sepatu Safety.
  • Kemudian Kendorkan shaft ulir treker sampai maksimal sehingga kondisi kaki treker bisa masuk ke belakang body bearing unit dan kaki treker mengait pada body casing bearing unit.
  • Setelah kaki treker terpasang sejajar dan lurus, kemudian dorong atau kencangkan shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan menggunakan kunci Inggris atau sejenisnya sampai ujung shaft ulir menempel pada centre shaft dudukan bearing unit.
  • Setelah kondisi kaki treker dan shaft ulir treker lurus simetris, maka proses pelepasan bearing bisa di lakukan.
  • Putar atau dorong semaksimal mungkin shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan kunci inggris atau sejenisnya sampai bearing unit geser atau ketarik oleh kaki treker.
  • Agar bearing unit lebih mudah dan cepat terlepas, berilah pelumas atau WD pada jalur shaft dudukan bearing unit.
  • Jika kondisi bearing Unit terlalu keras atau tidak bisa geser sedikitpun, maka gunakan palu untuk memukul kepala shaft ulir atau pada body bearing unit untuk membuat getaran agar bearing unit bisa geser.

2) Treker Untuk Melepas Pillow Block Unit.

Fungsi Treker berikutnya adalah untuk melepas pillow block unit dari shaft roll atau sejenisnya.

Pillow block unit pada dasarnya mempunyai fungsi yang sama seperti Bearing Unit yaitu sebagai tumpuan atau dudukan shaft roll atau benda kerja lainnya yang berputar agar putaran roll atau benda kerja tersebut lebih ringan dan smooth.

Yang membedakan antara pillow block unit dengan bearing unit adalah :
  • Secara kondisi bentuk fisik.
  • Dari segi lubrikasi atau pelumas pillow block mempunyai neple grease sebagai media untuk mensupply grease menuju ball bearing pada pillow block, sedangkan bearing unit tidak mempunyai neple grease.
  • Pillow block mempunyai baut lock tanam untuk mengunci pillow block unit pada shaft dudukannya sedangkan bearing unit tidakmempunyai baut lock tanam. 
  • Pillow block mempunyai body casing ball bearing unit yang berfungsi sebagai dudukan bearing unit yang bisa di baut pada body mesin, sedangkan bearing unit tidak mempunyai body casing.
Adapun cara menggunakan Treker untuk melepas Pillow block unit adalah sebagai berikut :
  • Bersihkan shaft dudukan bearing unit sebagai jalan keluarnya bearing dari kerak atau karat sehingga bearing unit bisa lepas dengan mudah.
  • Gunakan Alat pelindung diri seperti Helmet safety, Sarung Tangan dan Sepatu Safety.
  • Kemudian kendorkan atau lepas baut lock tanam pillow block agar tidak merusak kondisi shaft dudukan pillow block pada saat pelepasan pillow block.
  • Kemudian Kendorkan shaft ulir treker sampai maksimal sehingga kondisi kaki treker bisa masuk ke belakang body pillow block unit dan mengait pillow block unit.
  • Setelah kaki treker terpasang sejajar dan lurus, kemudian dorong atau kencangkan shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan menggunakan kunci Inggris atau sejenisnya sampai ujung shaft ulir menempel pada centre shaft dudukan pillow block unit.
  • Setelah kondisi kaki treker dan shaft ulir treker lurus simetris, maka proses pelepasan pillow block bisa di lakukan.
  • Putar atau dorong semaksimal mungkin shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan kunci inggris atau sejenisnya sampai bearing unit geser atau ketarik oleh kaki treker.
  • Agar pillow block unit lebih mudah dan cepat terlepas, berilah pelumas atau WD pada jalur shaft dudukan pillow block unit.
  • Jika kondisi pillow block Unit terlalu keras atau tidak bisa geser sedikitpun, maka gunakan palu untuk memukul kepala shaft ulir atau pada body pillow block unit untuk membuat getaran agar pillow block unit bisa geser.

3) Treker Untuk Melepas Sprocket.

Sprocket merupakan salah satu komponen mesin yang berfungsi untuk meneruskan putaran dari shaft motor penggerak ke benda kerja lainnya melalui perantara chain atau rantai.

Melihat fungsi sprocket tersebut secara otomatis bahwa sprocket menyatu dengan shaft motor penggerak dan sprocket di kunci dengan key way dan baut lock tanam agar sprocket tidak lepas dari shaft motor penggerak tersebut.

Sedangkan untuk melepas sprocket dari dudukan shaft motor penggerak tersebut adalah dengan menggunakan Treker.

Adapun cara melepas Sprocket dengan menggunakan Treker adalah sebagai berikut :
  • Bersihkan shaft motor penggerak sebagai jalan keluarnya sprocket dari kerak atau karat sehingga sprocket bisa lepas dengan mudah.
  • Gunakan Alat pelindung diri seperti Helmet safety, Sarung Tangan dan Sepatu Safety.
  • Kemudian kendorkan atau lepas baut lock tanam pada sprocket agar tidak merusak kondisi shaft motor penggerak pada saat pelepasan sprocket.
  • Kemudian Kendorkan shaft ulir treker sampai maksimal sehingga kondisi kaki treker bisa masuk ke belakang body sprocket dan mengait sprocket.
  • Setelah kaki treker terpasang sejajar dan lurus, kemudian dorong atau kencangkan shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan menggunakan kunci Inggris atau sejenisnya sampai ujung shaft ulir menempel pada centre shaft motor penggerak.
  • Setelah kondisi kaki treker dan shaft ulir treker lurus simetris, maka proses pelepasan sprocket bisa di lakukan.
  • Putar atau dorong semaksimal mungkin shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan kunci inggris atau sejenisnya sampai sprocket geser atau ketarik oleh kaki treker.
  • Agar sprocket lebih mudah dan cepat terlepas, berilah pelumas atau WD pada jalur shaft motor penggerak.
  • Jika kondisi sprocket terlalu keras atau tidak bisa geser sedikitpun, maka gunakan palu untuk memukul kepala shaft ulir atau pada body sprocket untuk membuat getaran agar sprocket unit bisa geser.

4) Treker Untuk Melepas Kopling.

Kopling merupakan salah satu komponen mesin yang berfungsi sebagai penghubung dan meneruskan putaran dari motor penggerak ke benda kerja atau komponen mesin lainnya.

Macam - macam jenis kopling yang di gunakan pada mesin di pabrik industri adalah sebagai berikut :
  • Kopling Jenis Spring Falk yang terdiri dari Flange Gear dan Spring.
  • Kopling Jenis Chain yang terdiri dari Sprocket dan Chain.
  • Kopling Jenis Plat yang terdiri dari Flange dan Plat Lembaran.
  • Kopling Jenis Gear yang terdiri dari Flange Gear dan Bushing Gear.
Dari sekian jenis Kopling tersebut cara pemasangan Flange kopling pada shaft motor penggerak dan pada shaft benda kerja yang di gerakkan menjadi satu dan terikat pada shaft dudukannya dan di lock dengan baut tanam.

Adapun cara menggunakan Treker untuk melepas flange kopling adalah sebagai berikut :
  • Bersihkan shaft motor penggerak dan shaftt benda kerja sebagai jalan keluarnya flange kopling dari kerak atau karat sehingga flange kopling bisa lepas dengan mudah.
  • Gunakan Alat pelindung diri seperti Helmet safety, Sarung Tangan dan Sepatu Safety.
  • Kemudian kendorkan atau lepas baut lock tanam pada flange kopling agar tidak merusak kondisi shaft motor penggerak dan shaft benda kerja pada saat pelepasan flange kopling.
  • Kemudian Kendorkan shaft ulir treker sampai maksimal sehingga kondisi kaki treker bisa masuk ke belakang body flange kopling dan mengait flange kopling.
  • Setelah kaki treker terpasang sejajar dan lurus, kemudian dorong atau kencangkan shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan menggunakan kunci Inggris atau sejenisnya sampai ujung shaft ulir menempel pada centre shaft motor penggerak atau shaft benda kerja.
  • Setelah kondisi kaki treker dan shaft ulir treker lurus simetris, maka proses pelepasan flange kopling bisa di lakukan.
  • Putar atau dorong semaksimal mungkin shaft ulir treker melalui kepala shaft ulir treker dengan kunci inggris atau sejenisnya sampai flange kopling geser atau ketarik oleh kaki treker.
  • Agar flange kopling lebih mudah dan cepat terlepas, berilah pelumas atau WD pada jalur shaft motor penggerak dan shaft benda kerja.
  • Jika kondisi flange kopling terlalu keras atau tidak bisa geser sedikitpun, maka gunakan palu untuk memukul kepala shaft ulir atau pada body flange kopling untuk membuat getaran agar flange kopling unit bisa geser.
Demikian sedikit ulasan tentang Apakah Fungsi Treker di Pabrik Industri.



No comments